Bisnis Smartphone Samsung Semakin Menggurita di Indonesia

AS Desak PBB Berlakukan Pembatasan Rudal Terhadap Iran

Bisnis Smartphone Samsung Semakin Menggurita di Indonesia – Vice President IM Business Samsung Electronics Indonesia, Bernard Ang, mengklaim bisnis smarthone Samsung kian
kuat di Indonesia.

Mengutip data riset pihak ketiga, ia mengatakan Samsung kini menguasai 50 persen pangsa pasar smartphone Indonesia.

“Kami saat ini memimpin pasar smartphone Indonesia dengan 50 persen pangsa pasar per akhir 2018. Selama 10 tahun terakhir, perangkat Galaxy telah menetapkan standar untuk pengalaman
mobile dan kami telah memimpin tren smartphone sejak peluncuran pertama seri Galaxy S,” ungkap Ang dalam peluncuran Samsung Galaxy S10 di kawasan Jakarta, Rabu (6/3/2019).

Ang menuturkan, laju Compound Annual Growth Rate (CAGR) bisnis smartphone Samsung periode 2009-2018 lebih tinggi dibandingkan industri di Indonesia. Samsung mencatatkan
pertumbuhan CAGR 69 persen.

“CAGR Samsung (pasar smartphone) selama 2009-2018 sebesar 69 persen. Pasar smartphone Indonesia selama periode tersebut tumbuh 27 persen (CAGR),” jelasnya.

Diungkapkan Ang, pertumbuhan bisnis Samsung ini tak lepas dari segala inovasi yang dihadirkan Samsung.

Ia menegaskan Samsung akan terus melahirkan berbagai inovasi baru yang relevan untuk memberdayakan konsumen.

“Kami akan terus berinovasi untuk konsumen. Inovasi-inovasi kami ini akan bisa memberdayakan kita semua untuk menciptakan masa depan,” sambungnya.

Geliat Pasar Smartphone Premium

 

Samsung di Indonesia juga menguasai pasar smartphone premium. Diungkapkan Head of Product
Marketing Samsung Mobile, Denny Galant, pada bulan lalu, Samsung menguasai 68 persen pasar
smartphone premium di Indonesia.

Harga smartphone premium yang terus mengalami peningkatan setiap tahun, nyatanya tak membuat
konsumen Samsung menciut. Segmen premium dalam hal ini berada di atas Rp 9 juta.

“Jadi untuk harga yang naik terus, apakah berpengaruh ke konsumen atau tidak, hal ini justru menarik.
Pangsa pasar premium Samsung di Indonesia justru semakin naik,” tutur Denny saat ditemui usai acara
pengumuman Galaxy S10 di San Francisco, Amerika Serikat (AS), 20 Februari 2019.

Ia mengatakan sejak beberapa tahun terakhir, pangsa pasar di segmen premium tidak jauh dari kisaran 70
persen.

Pencapaian Samsung pada tahun lalu pun, katanya, sudah menempatkan perusahaan di posisi nomor satu
segmen smartphone premium.

“Terakhir pada 2018, kami berada di rata-rata 68 persen dan ini naik kurang lebih empat persen dari
tahun sebelumnya dari sisi pangsa pasar. Di atas 60 persen ini bisa dibilang sudah dominan, konsumen
lebih memilih Samsung di Indonesia dan ini berdasarkan data riset pihak ketiga,” ungkapnya.

Baca Juga : AS Desak PBB Berlakukan Pembatasan Rudal Terhadap Iran

1 thought on “Bisnis Smartphone Samsung Semakin Menggurita di Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *